Indonesia Women's Empowerment Program

Bagi Mom’s dan Sahabat IWEP yang beragama muslim pasti menunggu datangnya Bulan Ramadhan. Kehadiran bulan Ramadhan bagi banyak orang baik muslim dan non muslim ternyata menjadi ladang membuka usaha. Percaya kan Mom’s banyak usaha yang dibuka bertebaran selama bulan Ramadhan, seperti usaha yang berbasis makanan yang dibuat ibu-ibu sebagai menu hidangan berbuka, bahkan usaha pakaian untuk beribadah selama Ramadhan dan  menyambut hari raya Lebaran makin laris manis di Bulan Ramadhan.

Meski peluang membuka usaha sangat besar apalagi bagi Mom’s selaku pengusaha perempuan yang selain ibu rumah tangga juga berusaha mencari pengahasilan tambahan bagi keluarganya.

Faktanya, terjadi kenaikan harga barang saat Ramadhan, kebutuhan masyarakat berbelanja di bulan suci tetap tinggi. Karena alasan itulah, ini momentum tepat untuk membuka usaha. Catet nih Mom’s.

Hampir semua lapak itu laris manis dan tentu saja juga banyak mendatangkan kebaikan. Salah satunya, menghasilkan uang tambahan di luar gaji bulanan. Selain itu, Mom’s  pun bisa ikut membangun perekonomian keluarga. Bahkan, rasulullah, Nabi Muhammad SAW sendiri merupakan seorang wirausahawan yang mulai berdagang sejak 17 tahun.

Selanjutnya, Mom’s perlu cermat memilih lahan usaha, Jika Mom’s sudah  bertekad membuka usaha / mengembangkan usahanya di bulan perlu memperhatikan tips berikut yaa..

1. Memastikan produk siap dan selalu mengecek ketersediaan Produk

Kurang dari sebulan menjelang musim Ramadhan, mom’s tentu harus memperhatikan ketersediaan produk yang hendak dijual. Hal ini dikarenakan harga harga akan naik di masa bulan Ramadhan, jika Mom’s sudah memastikan produk yang dijual aman untuk sebulan ke depan jauh-jauh dari sebelum harga naik tentu Mom’s akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Dan tentunya menjual produk dengan harga yang kompetitif, tidak terlalu mahal akan menjadi daya tarik konsumen. Bagi Ibu-ibu selaku konsumen tentu tertarik dengan harga yang murah, namun produk yang mom’s tawarkan dengan harga promo jangan sampai kualitasnya berkurang. Harga boleh turun sedikit, namun kualitas produk yang dijual tetap dijaga

2. Mengelola Arus kas yang Baik

Sebaiknya Mom’s dapat mengelola Arus kas Bisnis dengan baik. Jangan sampai membiarkan keuangan pribadi dan bisnis. Bercampur dan keuangan bisnis hendaklah hanya untuk kepentingan bisnis.

Mom’s menjalankan bisnis sama eperti bulan-bulan sebelumnya, di bulan Ramadhan tetap mengeluarkan biaya operasional. Tapi bedanya, di bulan Ramadhan Mom’s akan mengeluarkan biaya operasional yang lebih dari sebelumnya untuk membiayai pembelian stok yang lebih banyak, atau mengkreasi hampers, dan  mungkin juga untuk biaya strategi marketing yang baru.

Oleh karena itu, sangat penting buat Mom’s sebagai  sosok entrepreneur, untuk menjaga arus kas dan mempersiapkan biaya terlebih dahulu agar tidak perlu mencari pinjaman pada bulan Ramadhan dan agar bisnis mom’s berjalan dengan lancar. 

3. Menyiapkan Strategi Pemasaran

Seiring memproduksi barang, Mom’s juga harus menyusun perencanaan yang matang mengenai bagaimana Mom’s akan melakukan pemasaran demi meningkatkan penjualan. Mom’s bisa memakai iklan berbayar di social media, atau dengan meningkatkan interaksi secara tidak langsung dengan endorsement. Jika Mom’s menjual produk fesyen endorse akan menjadi review produk yang akan membantu calon customer memutuskan untuk membeli apakah produk ini cocok untuknya atau tidak. Sedangkan jika Mom’s mempunyai produk makanan, bisa dengan bekerja sama dengan Food blogger untuk mendapat ulasan mengenai rasa dari makanan yang diperdagangkan. Sebaiknya ulasan makanan dari food blogger disampaikan dengan jujur ya Mom’s atau Honest Review agar konsumen tidak kecewa saat mencicipi produk yang dibelinya nanti. Dan jangan sampai kualitas produk berkurang atau berbeda dari food blogger sampaikan.

4. Menyiapkan Modal Kerja

Dalam menyambut musim Ramadhan dan lebaran ini, modal kerja untuk menopang seluruh kegiatan bisnis pun tentu harus dipersiapkan. Berlaku untuk produk fesyen atau produk makanan, ada dimana waktu-waktu ramai dan waktu-waktu senggang. Jika Mom’s jeli dan teliti, persiapkan waktu senggang untuk menyiapkan produk,menyiapkan promosi, sedangkandi waktu ramai Mom’s sudah siap dengan pesanan dari customer. Perhatikan juga waktu libur, apalagi mendekati hari raya lebaran, beberapa ekspedisi pengiriman mungkin libur atau penuh pengiriman, sebaiknya Mom’s menentukan kapan jadwal terakhir pemesanan dan kapan terakhir pengiriman, agar customer semakin percaya.

Ikuti terus social media kami agar mendapatkan info kegiatan terbaru dari IWEP.