Indonesia Women's Empowerment Program

Iwep.org, Jakarta – Ketika Mom’s menjalankan usaha hal penting yang harus diperhatikan salah satunya adalah pengelolaan uang yang efektif. Karena dengan pengelolaan keuangan yang baik akan mendukung usaha Anda berkembang dan maju.

Menerapkan manajemen keuangan adalah kewajiban bagi setiap pelaku usaha baik dalam skala kecil hingga besar. Hal ini harus diterapkan agar tidak terjadi defisit pada usaha Anda.

Untuk Mom’s yang lagi menjalankan usaha kecil dan mengelola keuangan sendiri yuk simak tips untuk mengelola keuangan yang bisa langsung diterapkan.

1. Membuat Perencanaan

Tips pertama adalah membuat perencanaan. Buatlah perencanaan yang general sebagai awal membangun usaha Anda. Hal-hal apa saja yang akan dilakukan, kebutuhan yang diperlukan dan berapa modal yang harus disiapkan.

Dari rencana general tersebut Anda dapat pecah menjadi perencanaan harian, mingguan, dan bulanan. Hal ini dilakukan agar Anda perkembangan usaha lebih terpantau dan terstruktur. 

2. Membuat Pembukuan Dan Laporan Keuangan

Pencatatan uang yang keluar dan masuk harus dilakukan setiap hari. Selain pencatatan uang keluar dan masuk Anda juga harus mencatat hutang piutang serta aset yang dimiliki.

Melalui pencatatan yang kemudian dibukukan dan menjadi laporan keuangan.  Pembukuan harus dibuat dengan rinci dan detail agar Anda dapat memantau berapa keuntungan maupun kerugian dari usaha Anda.

3. Sisihkan Keuntungan Untuk Mengembangkan Usaha

Mendapatkan keuntungan yang besar memang menyenangkan, namun jika Anda menginginkan usaha Anda berkembang menjadi lebih besar maka Anda dapat menyisihkan keuntungan untuk menjadi tambahan modal. Misalkan Anda memiliki usaha fotografi maka Anda bisa menyisihkan dari keuntungan untuk membeli perlengkapan fotografi seperti lensa maupun lighting dan lain-lain.

4. Pisahkan Keuangan Pribadi Dengan Keuangan Usaha

Sekecil apa pun usaha yang Mom’s jalankan akan lebih baik jika memisahkan antara keuangan dan pribadi dan usaha. Hal ini merupakan hal mendasar yang harus dilakukan karena untuk mencegah terpakainya uang usaha untuk kepentingan pribadi.

Cara untuk memisahkannya adalah dengan membuka rekening atau tabungan yang berbeda antara tabungan pribadi dan tabungan untuk usaha. Sehingga Mom’s lebih bisa mengkontrol dan memantau keuangan usaha.

5. Dana Darurat

Hal-hal yang tidak terduga kadang terjadi ketika menjalankan usaha Anda yang mungkin saja hal tersebut dapat mempengaruhi keuangan atau pendapatan usaha sehingga usaha anda mengalami penurunan. Untuk mengatasi hal tersebut akan lebih baik jika Anda memiliki dana darurat. Dana darurat ini dapat digunakan untuk menjaga kestabilan usaha ketika mengalami musibah.

6. Hindari Piutang

Dengan pondasi keuangan yang belum kuat Anda sebaiknya menghindari untuk memberikan piutang kepada pembeli. Kalau pun Anda harus memberikan piutang maka Anda harus memiliki limit atau batasan. Hal ini dikarenakan dengan adanya banyak piutang dapat menyebabkan terhambatnya perputaran uang. Piutang juga harus dicatat dengan detail dan terperinci.

7. Memastikan Perhitungan Profit Dengan Benar

Tujuan utama dalam membangun usaha tentusanya saja mendatangkan profit atau keuntungan. Penghitungan profit yang mendetai dan benar akan mempengaruhi pengembangan usaha Anda. Biaya-biaya yang keluar baik secara tunai maupun non tunai serta biaya penyusutan, pajak dan juga bunga pinjaman harus menjadi poin-poin yang perlu diperhatikan ketika Mom’s melakukan perhitungan profit.

Nah, itu dia Mom’s tips untuk mengelola keuangan usaha kecil. Semoga dapat menginspirasi.