Indonesia Women's Empowerment Program

Photo by Brett Jordan from Pexels

Iwep.org, Jakarta – Bagi sebagian orang membangun usaha sendiri merupakan hal yang baru. Banyak hal yang belum pernah dialami sebelumnya, dan hal ini menjadi tantangan yang berat namun dapat dilewati.

Seperti yang Mom’s tahu kalau membangun usaha untuk menjadi berkembang dan besar membutuhkan proses yang panjang. Membuat kesalahan merupakan salah satu prosesnya. 

Namun, kesalahan tersebut dapat diantisipasi. Oleh karena itu simak 9 kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula.

1. Tidak Memvalidasi Ide Bisnis

Ketika menemukan suatu ide untuk bisnis dapat menimbulkan perasaan semangat. Namun, sebelum mengeksekusi ide tersebut Mom’ harus memvalidasi atau mengevaluasi bahwa ide tersebut dapat menguntungkan.

Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan konsultasi dengan konsultan bisnis atau melalui komunitas pengusaha dimana sudah banyak yang lebih berpengalaman dalam melakukan bisnis. Selain itu Mom’s juga harus melakukan riset pasar terlebih dahulu juga sebelum menginvestasikan uang sebagai modal.

2. Tidak Memiliki Tujuan

Memiliki tujuan sebelum memulai bisnis menjadi hal yang penting untuk keberlangsungan bisnis itu sendiri. Tanpa adanya tujuan dapat membuat Anda tidak memiliki motivasi dan bosan untuk menjalankan bisnis tersebut.

Hal ini dapat mengakibatkan bisnis yang akan Anda jalankan berakhir begitu saja. Oleh karena itu sebelum memulai bisnis tentukan terlebih dahulu tujuan Anda memulai bisnis dan alasan apa yang membuat Anda mempertahankannya untuk jangka panjang.

3. Terlambat Masuk Ke Pasar

Seperti yang disebutkan pada poin no 1 bahwa Anda harus melakukan validasi atau evaluasi terhadap ide bisnis Anda, setelah itu Anda harus bergerak cepat untuk merealisasikannya.

Karena ketika Anda bergerak lambat artinya Anda memberikan waktu kepada kompetitor dengan ide yang sama untuk maju terlebih dahulu dan mengambil target client Anda.

4. Managemen Keuangan Yang Tidak Baik

Mungkin Anda berfikir bahwa usaha yang sedang dijalankan dalam skala kecil jadi tidak membutuhkan managemen keuangan. Namun, faktanya sekecil apa pun usaha Anda managemen keuangan merupakan hal yang penting.

Mom’s harus tahu berapa banyak modal usaha yang diperlukan dan harus juga melihat kondisi finansial pribadi apakah sudah kuat untuk memulai usaha sendiri. Meskipun Anda bisa saja mencari pemodal namun hal tersebut diperuntukan untuk kepentingan usaha.

Oleh karena itu sebelum memulai usaha aturlah terlebih dahulu keuangan Anda sehingga tidak mengalami kesulitan keuangan saat membuka usaha.

5. Tidak Memiliki Jaringan Bisnis

Kesalahan berikutnya adalah Anda tidak memiliki relasi atau jaringan bisnis yang luas. Oleh karena itu mulailah membangun relasi atau jaringan bisnis agar dapat mengembangkan bisnis Anda. Dengan adanya relasi Anda dapat memperluas dan mengembangkan bisnis Anda agar lebih dikenal.

6. Berkerjasama Dengan Orang Yang Salah

Kesalahan dalam memilih partner atau tim merupakan kesalahan yang cukup fatal. Ketika Anda memilih partner atau tim yang tidak jujur dan tidak memberikan kontribusu kerja yang baik dapat menjadi salah satu faktor tidak berkembangnya usaha Anda.

Pilihlah tim atau partner bisnis yang memiliki komitmen dan memahami latar belakang bisnis yang dipilih serta dapat dipercaya. Sumber daya manusia yang baik akan membantu bisnis Anda untuk berkembang. 

7. Tidak Memperhatikan Kebutuhan Komsumen

Faktanya adalah Anda menjual produk/jasa kepada konsumen. Oleh karena itu Anda harus mengetahui dengan jelas siapa yang menjadi konsumen Anda. Mulai coba amati kebiasaan dan prilaku konsumen Anda, lihat juga tren dan kebutuhan yang sedang diminati.

Ketika Anda membuat produk/jasa yang tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen maka produk/jasa Anda tidak akan dilirik. Hal ini dikarenakan sebagian besar orang membeli berdasarkan kebutuhan mereka.

8. Perenacanaan Bisnis Yang Tidak Matang

Untuk menjadi pebisnis Mom’s harus memiliki keberanian untuk menghadapi dan mengambil resiko. Oleh karena itu Anda harus memiliki persiapan yang matang dengan membuat perencanaan bisnis yang terkonsep dengan baik. Dengan adanya perencanaan bisnis Anda tahu hal-hal apa saja yang perlu dilakukan dan strategi pemasaran apa yang akan digunakan. Hal ini akan meminimalisir kegagalan.

9. Terlalu Banyak Menerima Masukan

Untuk mengembangkan usaha Anda perlu menerima kritik dan saran dari orang lain. Namun, Anda juga harus dapat memilah saran yang diterima. Anda harus berfikir kritis sebelum menerima saran dari orang lain, kecuali masukan dari pebisnis yang sudah berpengalaman dibisnis yang Anda jalankan.

Itu dia Mom’s 9 kesalahan yang harus dihindari kalau mau memulai bisnis. Hati-hati dalam berbisnis siapkan mental dan terus berjuang untuk mengembangkan bisnis Anda.